Pemahaman Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau Tentang Islam Liberal Di Indonesia
Kata Kunci:
Islam Liberal, Mahasiswa Ushuluddin, Pemikiran Islam KontemporerAbstrak
Islam liberal merupakan salah satu wacana pemikiran Islam kontemporer yang menimbulkan beragam respons di kalangan akademisi Muslim, termasuk mahasiswa perguruan tinggi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau terhadap Islam liberal serta faktor-faktor yang membentuk pemahaman tersebut dan implikasinya terhadap sikap keagamaan dan sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap Islam liberal bersifat beragam, mulai dari sikap terbuka-kritis hingga penolakan teologis, yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, lingkungan kampus, literasi media digital, serta pengalaman keorganisasian. Islam liberal dipahami sebagai wacana intelektual yang relevan untuk dikaji, namun tetap disikapi secara selektif dengan menjadikan akidah sebagai batas normatif. Temuan ini menegaskan bahwa mahasiswa Ushuluddin berada dalam dinamika dialektis antara pemikiran kontekstual dan komitmen terhadap ortodoksi Islam, sehingga hasil penelitian ini penting sebagai kontribusi dalam memahami arah perkembangan pemikiran Islam kontemporer di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Unduhan
Referensi
Amin, T., & Sukron, M. (2023). Peran pendidikan pesantren dalam pembentukan kerangka epistemologis mahasiswa. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer.
Fauzi, A. (2022). Peran organisasi mahasiswa dalam pembentukan karakter intelektual mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam.
Hakim, L., & Omar, M. N. (2025). Mengenal pemikiran Islam liberal. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin.
Herlina, S. (2022). Literasi media digital dan pemahaman keagamaan mahasiswa di era kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial, 11(2), 245–260.
Herlina, S. (2023). Organisasi mahasiswa dan literasi keagamaan: Studi kasus mahasiswa perguruan tinggi Islam. Jurnal Studi Islam.
Hidayati, Z. (2022). Pengaruh latar pendidikan awal terhadap pemahaman mahasiswa terhadap isu keagamaan kontemporer. Jurnal Studi Islam.
Huda, M., & Ma’arif, F. (2022). Toleransi dan pluralisme dalam pendidikan Islam di era kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.
Kholiq, N. (2025). Pemikiran Islam kontemporer tentang demokrasi dan hak asasi manusia. Jurnal Zaka.
Muhammad Ali. (2025). Pemikiran Islam liberal tentang wahyu dan pluralisme agama. Jurnal Peradaban.
Mubarok, A. (2023). Peran perguruan tinggi Islam dalam meningkatkan literasi keagamaan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 67–83.
Nurhidayah, A. (2024). Peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keislaman mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Dakwah.
Nurhidayah, A., & Harisah, A. (2025). Pendidikan liberalisme dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Teacher: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru.
Putri, N. A., & Susanti, Y. (2024). Pengaruh kegiatan organisasi terhadap keterbukaan pemikiran mahasiswa Islam. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer.
Rahmawati, I. (2021). Pluralisme dan moderasi dalam diskursus keagamaan mahasiswa. Jurnal Studi Islam Kontemporer.
Rosyidin, M. A. (2023). Liberalisme dan konservatisme dalam kajian Islam Indonesia. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam.
Triana, A. N., Qurrotunnisa, A., & Umam, M. M. N. (2025). Islam liberal dan kesetaraan gender: Reinterpretasi perspektif Al-Qur’an. JSPH: Jurnal Sosial Politik Humaniora.
Untoro, J., Ridwan, M., & Indrawan, I. (2025). Kajian literatur konsep Islam tentang HAM dan demokrasi di Indonesia. Al-Bahts: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum.
Yusra, H. (2025). Infiltrasi pemikiran feminisme liberal dalam kompilasi hukum Islam. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Bandar Rejo Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. ALACRITY: Journal Of Education, 1(2), 78–89. https://doi.org/https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.35
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salwaa Adz Dzahra, Rina Rehayati, Sukiyat (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







