Rekonstruksi Teologi Islam Transformatif Berbasis Humanistik–Eksistensial: Kritik Atas Formasionalisme Normatif Dan Reorientasi Praksis Multidimensional

Penulis

  • Firna Nahwa Firdausi Hasanah Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddik Jember Penulis
  • Xena Sahara Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddik Jember Penulis
  • Xena Sahara Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddik Jember Penulis
  • Hidayatullah Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddik Jember Penulis
  • Ali Hasan Siswanto Universitas Islam Negeri Kiyai Haji Achmad Siddik Jember Penulis

Kata Kunci:

Teologi Islam Transformatif; Psikologi Humanistik–Eksistensial; Krisis Teologi; Praksis Keberagamaan; Transformasi Sosial; Etika Politik; Keadilan Ekonomi

Abstrak

Krisis teologi Islam kontemporer ditandai oleh dominasi pendekatan normatif-formalistik yang cenderung ahistoris dan kurang responsif terhadap kompleksitas realitas sosial, politik, dan ekonomi masyarakat modern. Akibatnya, terjadi disorientasi antara keyakinan teologis dan pengalaman eksistensial umat, yang berimplikasi pada melemahnya fungsi transformatif agama dalam kehidupan publik. Meskipun sejumlah studi telah mengembangkan gagasan teologi sosial dan pembebasan, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam mengintegrasikan kerangka teologi Islam dengan pendekatan Psikologi Humanistik–Eksistensial yang menekankan dimensi kesadaran, kebebasan, dan makna hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi Teologi Islam Transformatif berbasis pendekatan humanistik-eksistensial guna menjembatani ketegangan antara normativitas doktrinal dan praksis kehidupan multidimensional. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan pendekatan Psikologi Humanistik–Eksistensial untuk memperkaya perspektif teologi Islam, dengan menekankan aktualisasi diri, autentisitas, dan tanggung jawab moral sebagai basis keberagamaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis kritis-interpretatif dan konstruktif terhadap literatur klasik dan kontemporer. Argumen utama penelitian ini adalah bahwa teologi Islam perlu direorientasi dari kerangka doktrinal menuju praksis eksistensial-transformatif yang mampu menjawab problem konkret masyarakat dalam bidang teologis, sosial, politik, dan ekonomi. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan model integratif antara teologi Islam dan Psikologi Humanistik–Eksistensial sebagai paradigma baru yang lebih kontekstual, reflektif, dan emansipatoris. Model ini menawarkan kebaruan (novelty) dalam studi Islam dengan menempatkan teologi tidak hanya sebagai sistem kepercayaan, tetapi sebagai praksis hidup yang membebaskan dan memberdayakan manusia secara multidimensional.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Elsjani Adelin Langi, “God in Modern Alienation: Theological Reflections on Tawheed and the Trinity in a Secular Context,” Jurnal Theologia 36, no. 2 (2025): 177–194. (journal.walisongo.ac.id)

Yuliani, Ali Amat, dan Saifullah SA, “Reorientasi Teologi Islam dari Teosentrisme ke Antroposentrisme: Analisis Kritis atas Pemikiran Hasan Hanafi,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 4 (2025). (journal.unpas.ac.id)

Moh. Arif Afandi, “Teologi Transformatif Pemikiran Moeslim Abdurrahman,” Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 21, no. 2 (2021). (E-JOURNAL)

Ririn Muktamiroh dan Imron Rossidy, “Integrasi Filsafat, Teologi, dan Tasawuf: Relevansinya dalam Membentuk Karakter Peserta Didik yang Holistik,” Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman 13, no. 1 (2025): 27–42. (jurnal.inkadha.ac.id)

Maulida Putri Utami et al., “Socialization of the Islamic-Based Existential Humanistic Approach in Preventing Fatherlessness and Motherlessness Among Prospective Spouses,” Transformatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat 6, no. 1 (2025): 47–66. (Ejournal UIN Raden Mas Said)

Moh. Arif Afandi, “Teologi Transformatif Pemikiran Moeslim Abdurrahman,” Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 21, no. 2 (2021). (E-JOURNAL)

Ahmad Ramdan, “Dakwah Transformatif Pencegah Radikalisme,” Madhangi: Jurnal Ilmu Komunikasi (2025). (ojsfikom.mputantular.ac.id)

Salma Ragil Hidayat et al., “Kesetaraan Hak dalam Dakwah Transformatif: Analisis Teologi Pembebasan Hassan Hanafi,” Jurnal Dakwah dan Komunikasi 10, no. 1 (2025). (Rumah Jurnal IAIN Curup)

“Hassan Hanafi’s Actual Theology: From Anthropocentrism to Revolution,” Jurnal Adabiyah (2025). (arsip-journal.uin-alauddin.ac.id)

Fatimatuz Zahrah, “Implikasi Teologi Islam Transformatif terhadap Kehidupan Berteologi, Bersosial, Berpolitik dan Berekonomi Masyarakat,” Jurnal Kajian Riset Multisiplin 9, no. 2 (2025). (oaj.jurnalhst.com)

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Firdausi Hasanah, F. N. ., Sahara, X. ., Sahara, X. ., Hidayatullah, H., & Siswanto, A. . (2026). Rekonstruksi Teologi Islam Transformatif Berbasis Humanistik–Eksistensial: Kritik Atas Formasionalisme Normatif Dan Reorientasi Praksis Multidimensional. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 440-446. https://www.journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/927

Artikel Serupa

1-10 dari 297

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.