Membangun Budaya Literasi Melalui Optimalisasi Perpustakaan
Kata Kunci:
Budaya Literasi, Perpustakaan, Literasi Digital, Manajemen Perpustakaan, PendidikanAbstrak
Budaya literasi merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era informasi. Namun, tingkat literasi masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya minat baca dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perpustakaan dalam membangun budaya literasi melalui optimalisasi fungsi dan layanannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terbaru terkait literasi dan pengelolaan perpustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan pengembangan literasi masyarakat. Optimalisasi perpustakaan dapat dilakukan melalui pengembangan koleksi yang relevan, peningkatan layanan, integrasi teknologi digital, program literasi berbasis komunitas, serta kolaborasi lintas sektor. Dengan pengelolaan yang tepat, perpustakaan mampu menjadi motor penggerak budaya literasi yang berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Meningkatkan Literasi Indonesia Melalui Optimalisasi Peran Buku, Jakarta: 2024.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Peningkatan Budaya Baca dan Literasi Melalui Program Inklusi Dan Digitalisasi, 2025.
Rohmaniyah, R., dan Sari, K., “Peran Perpustakaan Dalam Mengembangkan Literasi dan Pengetahuan Masyarakat,” DE FACTO: Journal Of International Multidisciplinary Sciences, 2 (2), 2024.
Sholihah, N., Subaidi, dan Barowi, “Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Literasi Peserta Didik,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4 (1), 2025.
Yanto, M., “Strategi Manajemen Literasi Perpustakaan Sekolah Dasar,” Jurnal Literasiologi, 14 (2), 2025.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rusdiana Navlia, Hamdan Isna Rizqi Rojbil Khoir, Hilyatun Najah, Khoiril Riski Farodis (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







