Nilai Religius Dalam Tradisi Among-Among Di Desa Kuta Pinang, Kecamatan Tebing Syahandar, Kabupaten Serdang Bedagai
Kata Kunci:
Kearifan Lokal ,Among Among ,Tradisis ,KeagammaanAbstrak
Tradisi among-among merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih banyak dijumpai dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan selametan atau syukuran. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi among-among dalam kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi among-among berperan penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga, menjaga keharmonisan masyarakat, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Meskipun terdapat perubahan dalam pelaksanaannya, esensi nilai kebersamaan dan rasa syukur dalam tradisi among-among masih tetap dipertahankan oleh masyarakat.
Unduhan
Referensi
Ahmad, J. (2020). Religiusitas, Refleksi dan Subjektivitas Keagamaan. Deepublish.
Amry, Prima dkk. Tradisi Ziarah Kubro Masyarakat Kota Palembang dalam Perspektif Hierarki Nilai Max Scheler. 2018. Jurnal Filsafat, Vol. 28, No.2.
Devi, Y. E. S. (2018). Nilai-nilai Religius Dalam Tradisi Upacara Adat Tetaken Gunung Lima (Studi Kasus di Desa Mantren, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan) (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).
Kholil, A. (2008). Islam Jawa: sufisme dalam etika dan tradisi Jawa. UIN-Maliki Press.
Endaswara, S. 2017. Metodologi Pnelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Imam Subqi, Sutrisno, R.A (no date) “Islam dan Budaya Jawa”. Ist edn. Edited by M.Ali. Solo:2018
Irawan, B. (2014). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Tauhid Melalui Menu Sajian Tradisi Kenduri di Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA).
Jazilaturrahmah, U., Munir, I. A., & Nilyati, N. (2018). MAKNA FILOSOFI TRADISI AMONG-AMONG DI DUSUN TALANG RENAH KECAMATAN TEBO ILIR (Doctoral dissertation, UIN SULTHAN THAHA.
Kholil, A. (2008). Islam Jawa: sufisme dalam etika dan tradisi Jawa. UIN-Maliki Press.
Koentjaraningrat. (2001). Pengantar Antropologi I. Jakarta: Rineka Cipta.
Lathifah, Fitrotul. 2013. Keutamaan Sedekah Pada Keluarga (Kajian Hadits Tematik). Surabaya: IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Mahmud, Latef. Ilmu Tauhid. Pamekasan: Duta Media, 2018.
Najoan, D. (2020). Memahami hubungan religiusitas dan spiritualitas di era milenial. Educatio Christi, 1(1), 64-74.
Rambe, U. K. (2020). Konsep dan Sistem Nilai dalam Persfektif Agama-Agama Besar di Dunia. Al-Hikmah: Jurnal Theosofi Dan Peradaban Islam, 2(1).
Rayhan, M. (2021). BUDAYA AMONG-AMONG DAN SLAMETAN DI JAWA.
Subqi, I. (2020). Nilai-nilai Sosial-Religius dalam Tradisi Meron di Masyarakat Gunung Kendeng Kabupaten Pati. heritage, 1(2), 171-184.
Sudiarti, Sri. 2018. Fiqh Muamalah Kontemporer. Sumatera Utara: FEBI UIN-SU Press. Diakses pada https://repository.uinsu.ac.id.
Sugiono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Uswatun Hasanah Usnur, Muhammad Jihad , Kafilia Salma Agustina, Sri Asmarani, Rabbiyah Adawiyah Saragih, Syahfitri Aulia Rahmi Siregar (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







