Prinsip-Prinsip Tabligh Dan Tijarah Sebagai Implementasi Tauhid Dalam Karya Maulana Zakariya Al-Kandahlawi (1315 H-1402 H)
Kata Kunci:
Tabligh, Tijarah, Tauhid, Etika Islam, Maulana Zakariya al-KandahlawiAbstrak
Penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip tabligh dan tijarah sebagai bentuk implementasi tauhid dalam karya Maulana Zakariya al-Kandahlawi, khususnya melalui kitab Fadhail A’mal dan Fadhilah Tijarah. Latar belakang penelitian ini adalah kecenderungan pemisahan antara kesadaran tauhid dengan praktik dakwah dan aktivitas ekonomi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai tauhid terinternalisasi dalam prinsip tabligh serta etika tijarah menurut pemikiran al-Kandahlawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis isi tematik (thematic content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip tabligh seperti keikhlasan, tanggung jawab dakwah, keteguhan iman, dan etika sosial serta nilai-nilai tijarah seperti kejujuran, amanah, keberkahan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan dunia-akhirat merupakan manifestasi langsung dari kesadaran tauhid. Nilai-nilai tersebut merefleksikan tiga dimensi tauhid, yaitu tauhid uluhiyah, rububiyah, dan asma’ wa sifat. Penelitian ini menegaskan bahwa dalam perspektif al-Kandahlawi, dakwah dan muamalah tidak dapat dipisahkan dari tauhid sebagai fondasi spiritual yang menyatukan dimensi keagamaan, sosial, dan ekonomi dalam kehidupan umat Islam.
Unduhan
Referensi
Agustiawan, M. N. (2017). Spiritualitas dalam Islam. Jurnal Ilmiah Hukum dan Keadilan, 4(2), 88-106.
Aqbara, K., & Iskandar, A. (2021). Prinsip tauhid dalam implementasi ekonomi Islam. Al-Khiyar: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam, 1(1), 34-44. https://doi.org/10.36701/al-khiyar.v1i1.446
Bahri, S. (2022). Tauhid aktual: Refleksi iman dalam tindakan. Medan: Merdeka Kreasi.
Fanani, F. (2022). Eksklusivisme dan ideologisasi ayat interagama di media digital. Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman, 8(2), 202-221. https://doi.org/10.61136/k736f455
Harahap, E. W. (2024). Spiritualitas Islam sebagai landasan regulasi hukum ekonomi syariah. Al-Muamalat: Jurnal Ilmu Hukum dan Ekonomi Syariah, 9(2), 70-84. https://doi.org/10.32505/muamalat.v9i1.10722
Huda, S. N., & Ihwanudin, N. (2022). Etika bisnis Islam dalam tinjauan Al-Qur’an dan hadis. Moderation: Journal of Islamic Studies Review, 2(1), 61-72.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nasrullah, M. A., & Khotimah, K. (2024). Paradigma tabligh dalam dakwah. Jurnal Inspirasi Pendidikan (Al-Fihris), 2(1), 199-209. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i1.674
Raji al-Faruqi, Ismail. (1992). Al-Tawhid: Its Implications for Thought and Life, United States of America: International Graphics.
Rambe, S. (2022). Hukum mengamalkan hadis dhaif dalam kitab Fadhail A’mal. Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 10(2), 258-271.
Syadam, F. (2021). Pesan dakwah pada kitab Fadhail A’mal dalam meningkatkan semangat beramal (Skripsi). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Yustanto, G. D., Sadewa, A. V., et al. (2024). Etika bisnis dalam Islam: Pedoman sukses dengan kejujuran dan keadilan. Tijarah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah, 1(2), 192-200.
Zakariya al-Kandahlawi, M. (t.t.). Fadhail A’mal. Jakarta: Pustaka El-Khoir.
———, (t.t.). Fadhilah Tijarah. Bandung: Pustaka Ramadhan.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dewi Cahyarani, M. Arrafie Abduh, Sukiyat (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







