Implementasi Senam Rutin Sabtu Sebagai Strategi Ice Breaking Untuk Meningkatkan Semangat Dan Persistensi Belajar Siswa SMK YPM 12 Tuban
Kata Kunci:
Ice Breaking, Senam Rutin, Semangat Belajar, Persistensi Belajar, SiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking dalam meningkatkan semangat dan persistensi belajar siswa di SMK YPM 12 Tuban. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi siswa yang sering mengalami kejenuhan, kelelahan, serta menurunnya motivasi belajar akibat rutinitas pembelajaran yang padat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih segar dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah melalui kegiatan senam rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SMK YPM 12 Tuban. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pembina kegiatan senam, serta siswa yang mengikuti kegiatan senam rutin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam pelaksanaan kegiatan senam serta dampaknya terhadap semangat dan persistensi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Siswa terlihat lebih antusias, responsif, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran setelah mengikuti kegiatan senam. Selain itu, kegiatan ini juga berpengaruh terhadap persistensi belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketekunan dalam menyelesaikan tugas, kemampuan mempertahankan fokus selama pembelajaran, serta sikap tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan belajar. Dengan demikian, senam rutin Sabtu dapat menjadi salah satu strategi ice breaking yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, meningkatkan semangat belajar, serta memperkuat persistensi belajar siswa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam membangun kebiasaan positif, kebugaran fisik, dan kesiapan mental siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Unduhan
Referensi
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Jaya, A., & Warni, S. (2025). Pengaruh aktivitas senam terhadap kebugaran jasmani dan semangat belajar siswa di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 45–53.
Lisnawati, D., Rahmawati, S., & Putra, A. (2025). Strategi ice breaking dalam meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar siswa di kelas. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 112–120.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sa’adatunnisa, R., Fadhilah, N., & Kurniawan, D. (2025). Aktivitas fisik sebagai strategi meningkatkan kesiapan belajar siswa di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 6(1), 33–41.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taupik, M. (2023). Implementasi ice breaking dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di kelas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(3), 67–75.
Uno, H. B. (2021). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Much. Machfud Arif, Fendi Prasetyo Utomo, Heru Afandy (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







