Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Minat Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka

Penulis

  • Winda Novianti STAI Tebingtinggi Deli Penulis

Kata Kunci:

Pembelajaran Berdiferensiasi, Minat Belajar, Kurikulum Merdeka

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap minat belajar siswa dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Strategi pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang menyesuaikan proses, konten, dan produk belajar dengan kebutuhan, minat, dan profil belajar siswa yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar di salah satu sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka di Kota Medan. Instrumen yang digunakan berupa angket minat belajar dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan minat belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan. Oleh karena itu, strategi ini direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan efektif dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif dan bermakna.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Bender, W. N. (2012). Differentiating instruction for students with learning disabilities: Best teaching practices for general and special educators (3rd ed.). Corwin Press.

Brookhart, S. M. (2010). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. ASCD.

Carolan, J., & Guinn, A. (2007). Differentiation: Lessons from master teachers. Educational Leadership, 64(5), 44–47.

Chien, C. W. (2015). Analysis of three differentiated instruction lessons in elementary EFL classrooms. Theory and Practice in Language Studies, 5(7), 1249–1258. https://doi.org/10.17507/tpls.0507.04

Dijkstra, A. B. (2019). Differentiation in education: A review of research and policy. Journal of Educational Research, 112(2), 123–138.

Dirgantoro, M. W. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Inovatif, 10(1), 44–53.

Firman, H. (2022). Konsep dasar kurikulum merdeka: Filosofi dan implementasi. Jurnal Pendidikan Nasional, 6(2), 87–101.

Hall, T., Strangman, N., & Meyer, A. (2003). Differentiated instruction and implications for UDL implementation. National Center on Accessing the General Curriculum.

Hapsari, D. (2021). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(3), 145–153.

Heacox, D. (2012). Making differentiation a habit: How to ensure success in academically diverse classrooms (2nd ed.). Free Spirit Publishing.

Huda, M. (2013). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatik. Pustaka Pelajar.

Imroatussolihah, N. (2022). Strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran tematik. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 55–62.

Kusumawati, I. (2022). Kurikulum Merdeka sebagai jawaban tantangan pendidikan masa kini. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(1), 99–105.

Lawrence-Brown, D. (2004). Differentiated instruction: Inclusive strategies for standards-based learning that benefit the whole class. American Secondary Education, 32(3), 34–62.

Marzano, R. J. (2003). Classroom management that works: Research-based strategies for every teacher. ASCD.

McTighe, J., & Tomlinson, C. A. (2006). Integrating differentiated instruction and understanding by design: Connecting content and kids. ASCD.

Nurjanah, S. (2023). Penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 9(1), 12–20.

OECD. (2020). Teachers and school leaders as lifelong learners: Education policy outlook 2020. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/734c5b74-en

Purnamasari, E. (2022). Efektivitas kurikulum merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 87–93.

Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Pearson.

Smit, R., & Humpert, W. (2012). Differentiated instruction in small schools. Teaching and Teacher Education, 28(8), 1152–1162. https://doi.org/10.1016/j.tate.2012.07.003

Subkhan, M. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 22–30.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.

Wulandari, R. (2023). Hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 77–85.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-01

Cara Mengutip

Novianti, W. (2025). Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Minat Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 589-595. https://www.journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/488

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1-10 dari 212

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.